Pulau Enggano

Barang kali sudah tiada asing lagi dikalangan semua warga yg terletak di daerah Sumatera lebih-lebih di zona Bengkulu. Tempat ini merupakan pulau paling luar yang menyimpan potensi alam atau finansial yang masih kuat, hingga segenap pelancong penikmat pemandangan alam, sering pergi ke pulau itu.

Pulau Enggano termasuk salah satu pulau terluar pada kepulauan Nusantara. Menjauh dr garis equator mengarah selatan sepanjang 585 kilometer. Dgn luasan datar 35.571,10 Hektar, menjulur Sepanjang 33.59 kilometer dr arah barat laut ke tenggara ataupun di Teluk Berhau sampai Tanjung Kohoubi. Membentang 14.92 kilo dari timur laut kearah barat daya ataupun dari Pelabuhan Malakoni s,d Tanjung Kioyo. Dipisahkan dengan Samudera Hindia dr pulau Sumatera. Berjarak 174 kilometres dari Kota Bengkulu, 121 kilometres dr Kota Manna, 132 kilometre dr Kota Bintuhan dan 513 kilo terhadap Ibukota Indonesia Jakarta.

Destinasi serta Penginapan

Tempat dari pulau itu ada di kabupaten Bengkulu Utara, kecamatan Enggano, Bengkulu. Posisinya terletak di arah barat daya kota Bengkulu. Utk sampai ke pulau itu pasti relative sulit akibat penyebrangan mencapai pulau ini tidak dijalankan tiap saat, dan biasanya cuma dijalankan dua atau tiga kali dalam seminggu. Hal-hal ini dikarenakan penyebranganya berlandaskan keadaan cuaca & Gelombang yng, tak jarang merasakan cuaca jelek pada lautan Bengkulu.

Agar traveling pulau tadi, turis dapat kearah dermaga pulau baai yng, berlokasi dekat daripada sentra kota juga cuma sekitar 29 mnt dari Bandara Fatmawati dgn kendaraan bermotor. Dari dermaga pulau baai, turis bisa memanfaatkan ferry yg menjalankan penyebrangan ke pulau itu yaitu KMP Raja Enggano juga KMP Perintis, bedanya bilamana kamu menggunakan KMP Raja Enggano, anda pasti tiba di pelabuhan Kahyapu Enggano, sedangkan KMP Perintis bakal merapat di pelabuhan Malakoni Enggano. Penyebrangan akan memakan lama berkisar 15-20 jam, ditentukan hasil kondisi cuaca waktu pelayaran.

Untuk layanan penginapan, tampaknya belum terdapat yng, memadai, so pewisata dipersilahkan mendatangi kepala kampung juga kepala adat pada desa setempat untuk mendapatkan tempat tinggal. Jangan khawatir, karena penduduk di pulau ini tergolong ramah kepada para pendatang. Untuk makanan juga cukup mudah, karena biasanya tuan rumah di rumah tempat anda menumpang, biasanya menyediakan makanan untuk anda, maka dari itulah penduduk sini merupakan warga yang sangat ramah dan welcome pada para wisatawan. Sedangkan untuk angkutan, anda hanya bisa menemukan mobil truk atau sebuah bus. Sayangnya, angkutan ini hanya beroperasi pada hari-hari ketika kapal datang.

Jalan-jalan

Identitas Enggano sendiri, diambil dari kosakata portugis bermakna ‘kecewa’, kondisi tadi didapatkan dr info seorang berkebangsaan Portugis Cornelis de Houtman yng, merapat di dalam pulau ini pd thn 1596. Sekarang, Pulau Enggano dihuni oleh 3024 orang yg terbagi dalam 6 jumlah desa adalah desa Kahyapu, Kaana, Apoho, Meok, Malakoni beserta Banjarsari. Pulau tersebut plus mempunyai 3 jumlah pulau kecil lain lain yakni Pulau Dua, Pulau Merbau dan Pulau Bangkai, dan besar semuanya beserta pulau kecil yang lain yakni 444 kilometre persegi.

Pulau itu populer dengan hasil tangkapan ikan dan keindahan alam yang tidak terjamah oleh beraneka pengembangan. Sehingga, nuansa yang mungkin akan pengunjung peroleh benar-benar serasa alami. Di pulau itu pelancong pasti mendapati pantai yg kaya akan sumber daya laut misalnya ikan kecil yng, begitu agak aneh jg hewan-hewan perairan lain lain contohnya kepiting ‘n binatang bercangkang lainnya yg sering tampil berjalan di bibir pantai. Dr dalam lautpun wisatawan masih bisa menjumpai beberapa spesies laut ini karna keadaan air yng, jernih. Pantai tersebut disebut dgn pantai humo.

Tidak hanya biota laut tersebut, hamparan pasir putih yg lembut jg bakal menyebabkan pelancong tertegun melalui panorama alamnya. Karang-karang yng, menghiasi pantaipun sering dipakai tempat menangkap ikan untuk kamu yang hobi memancing, karena letak di karang ini sering jadi tempat tinggal untuk ikan. Bagi pewisata yng, ingin merasakan pemandangan bawah laut, kalian semua jg tidak usah risau. Sebab pesona yng, ditawarkan dari pesona bawah laut Pulau Enggano ini tidaklah kalah dengan daerah lainnya.

Gak puas dgn laut, masih banyak lg kemolekan pada bagian daratan dimana dipakai area taman alam, salah satunya yaitu Taman Burung Gunung Nanua. Keadaan tersebut diakibatkan adanya spesies burung endemik yang cukup jarang, yaitu burung kacamata juga burung celepuk.

Kondisi itu tidak berarti pengunjung mesti mendatangi destinasi itu tadi tuk menyaksikan kedua rumpun langka tersebut, kadang-kadang anda bakal menjumpai mereka beriringan ‘n menclok pada lokasi pertanian masyarakat atau disekitar kawasan pemukiman. Burung-burung migran pun, tak jarang singgah pada pulau ini, khususnya di dalam pohon ara yng, lebih banyak hidup di Pulau Enggano.

Di banyak lokasi disekitar pantai jg ditumbuhi hutan bakau yng, cukup lebat, sehingga bisa menahan abrasi air laut disekitar pulau ini. Selain hutan bakau, wisatawan jg bisa menjumpai hutan lebat lainnya, serta bagi kamu yng, gemar berburu, kalian bisa menjalankan hobi wisatawan tersebut di hutan buru gunung nanua yang memiliki luas 10045 Ha. Disini pengunjung boleh berburu babi hutan, kerbau dan sapi liar. Situasi Mengesankan lainnya yng, berada di pulau ini, digadang-gadang dahulunya mempunyai berita history yg cukup banyak, dikarenakan didapatkan benteng kuno yng, berdiri di desa Malakoni juga desa Apoho.

Walau di Pulau Enggano gak memiliki wilayah yang dicadangkan untuk Hutan Wisata Alam. Namun potensi Pulau Enggano yang merupakan tempat wisata layak di acungkan jempol. Tuk membuktikannya tentu saja melalui Pencarian dengan cara saat ini juga. Mengitari Pulau Enggano salah satu hobi yng, menyenangkan sekalian menyenangkan. Boleh dilewati menggunakan lintasan perairan yaitu memakai sampan bermesin tempel, namun dapat jg dgn bersepeda kaki. Trip rekreasi dgn menggunakan kapal bisa dilakukan kalo keadaan laut pasang. Tetapi sebaliknya, rute backpackering tuk menggoes sepeda jadi lebih leluasa dinikmati apabila keadaan permukaan laut tak pasang.

Semua sudut pulau Enggano memasang Keistimewaan serta memberi sisi pesona khusus. Karena itu, pasti banyak sekali aktivitas yang kerap dikerjakan yng, tentunya akan melengkapi memory kecantikan yg muncul pada benak orang yng, menyukai dunia adventured.

di bawah ini potensi di Pulau Enggano yang sejauh ini belum tereksplorasi secara populer :

Menjumpai buaya

Bukan perkara sukar buat nyari tempat buaya di Pulau Enggano. Nyaris di segala muara kuala/sungai di ditempati oleh buaya. Ukurannya beragam, semenjak dr anakan sampai dengan berukuran besar. Berlandaskan pengakuan nelayan dikawasan itu yng, sering menemui pada Muara Berhau, panjangnya diatas sampan yng, bermuatan 1.5 Ton (panjang kira-kira 8-12 meter), sehingga bisa dibayangkan kapasitas buaya yg digambarkan.